Mengenal Faktor-Faktor Produksi Dalam Bisnis

Mengenal Faktor-Faktor Produksi Dalam Bisnis
photo by unsplash/jezael

Di dalam kegiatan produksi dikenal dengan istilah faktor produksi. Faktor produksi merupakan salah satu hal yang paling penting dalam upaya mencapai hasil produksi yang efektif dan efisien. Namun, apa yang dimaksud dengan faktor-faktor produksi? apa pengertian faktor produksi? Dan, apa saja yang termasuk kedalam faktor-faktor produksi? Mari kita ulas satu persatu secara rinci

Pengertian Faktor Produksi

Pengertian faktor produksi adalah semua sumber daya yang dapat digunakan dalam kegiatan produksi, yaitu untuk menciptakan atau menambah nilai pada suatu barang atau jasa. Singkatnya, pengertian faktor-faktor produksi adalah semua yang dibutuhkan produsen untuk melakukan kegiatan produksi dengan baik dan lancar.

Ada 5 hal yang termasuk sebagai faktor produksi, yaitu sebagai berikut:

  • Sumber daya manusia atau tenaga kerja (Human Resources)
  • Sumber daya alam / fisik (Nature and Physical Resources)
  • Sumber modal (Capital Resources)
  • Sumber daya informasi (Information Resources)
  • Kewirausahaan (Entrepreneurship)

Dalam hal ini, sumber daya manusia (SDM) dan sumber daya alam adalah faktor asli produksi. Sedangkan modal, kewirausahaan, dan sumber daya informasi, merupakan faktor produksi turunan.

Baca Juga: Faktor-Faktor Inflasi, Pengertian Inflasi, dan Dampak Inflasi Pada Perekonomian

Faktor – Faktor produksi

Merujuk pada penjelasan mengenai pengertian faktor produksi sebelumnya, berikut ini adalah faktor-faktor produksi:

Faktor Sumber Daya Manusia (SDM)

Angkatan kerja (buruh) adalah faktor produksi yang melakukan kegiatan produksi, baik secara langsung atau tidak langsung. Dalam faktor ini ada beberapa unsur penting, seperti unsur pikiran, fisik, keterampilan, kemampuan dan pengalaman.

Faktor-faktor SDM dapat dibagi menjadi 2 (dua), diantaranya:

Berdasarkan Kualitas

  • Pekerja yang berpendidikan, yaitu pekerja yang membutuhkan pendidikan formal untuk melaksanakan pekerjaan mereka. Misalnya, arsitek, dokter, dosen, guru dan lainnya.
  • Pekerja terampil, yaitu pekerja yang membutuhkan keterampilan khusus untuk melaksanakan pekerjaan mereka. Misalnya, pengrajin, penjahit, pengemudi, tata rias salon, dan lainnya.
  • Pekerjaan yang tidak berpendidikan dan tidak terlatih, yaitu pekerja yang tidak membutuhkan pendidikan atau pelatihan tertentu untuk dapat melakukan pekerjaan mereka. Misalnya, ibu rumah tangga, petugas kebersihan, pekerja bangunan, dan lainnya.

Berdasarkan Sifat Pekerjaan

  • Pekerja fisik/jasmani, yaitu pekerja yang lebih bergantung pada energi tubuh untuk melakukan pekerjaan mereka. Misalnya, kuli angkut, tukang becak, petugas kebersihan, dan lainnya.
  • Pekerja spiritual/rohani, yaitu, pekerjaan yang lebih mengandalkan pikiran dan perasaan untuk melakukan pekerjaan. Misalnya, guru, dosen, psikolog, seniman, dan lainnya.

Faktor Sumber Daya Alam / Fisik (SDA)

Dalam hal ini, sumber daya alam (SDA) adalah faktor produksi yang berasal dari kekayaan alam. SDA dapat memenuhi seluruh kebutuhan manusia. Berikut ini beberapa sumber daya alam, yaitu meliputi:

  • Tanah, air, udara, dan sinar matahari
  • Tumbuhan dan Hewan
  • Mineral dan bahan tambang lainnya.

Sebagai contoh, petani menghasilkan beras untuk memenuhi kebutuhan pangan. Faktor produksi adalah tanah, air, cuaca, dan hal-hal lain yang dapat mendukung produksi beras.

Baca Juga: Pengertian Produksi dan Jenis-Jenis Produksi

Faktor Modal

Modal berperan penting dalam akselerasi dan kelancaran kegiatan produksi. Modal dapat dibagi menjadi beberapa kelompok, yaitu sebagai berikut:

Berdasarkan Sumber

  • Modal sendiri, yaitu modal perusahaan itu sendiri.
  • Modal asing, yaitu yang modalnya berasal dari luar perusahaan. Misalnya pinjaman dari bank atau lembaga keuangan lainnya.

Berdasarkan Bentuk

  • Modal konkret, yaitu modal yang dapat terlihat jelas dalam kegiatan produksi. Misalnya mesin, bangunan, mesin, kendaraan, peralatan, dan lain sebagainya.
  • Modal abstrak, yaitu modal tidak berwujud tetapi berharga bagi perusahaan. Misalnya, hak merek dagang, paten, nama perusahaan dan lain-lain.

Menurut Sifat

  • Modal lancar, yaitu jenis modal yang akan digunakan dalam semua proses produksi. Misalnya, bahan baku untuk produksi.
  • Modal tetap, yaitu modal yang dapat digunakan berulang kali. Misalnya, mesin, bangunan, dan peralatan.

Menurut Kepemilikan

  • Modal individu, yaitu modal dari individu di mana hasilnya akan menjadi sumber pendapatan bagi pemiliknya.
  • Modal publik, yaitu modal pemerintah di mana hasilnya akan digunakan untuk kepentingan masyarakat umum. Misalnya jalan raya, jembatan, pelabuhan, bandara, rumah sakit, dan lain sebagainya.

Faktor Sumber Daya Informasi

Pesatnya kemajuan teknologi informasi di era globalisasi memainkan peran penting dalam kegiatan produksi. Ini termasuk semua informasi dan data yang diperlukan perusahaan untuk menjalankan bisnisnya. Berikut ini bagian dari informasi dan data, yaitu:

  • Prediksi kondisi masa depan pasar
  • Data dan informasi ekonomi
  • Pengetahuan karyawan
  • Dan lainnya

Baca Juga: Pengertian Manajemen Pemasaran Menurut Para Ahli

Faktor Kewirausahaan

Kewirausahaan adalah keterampilan yang dimiliki seseorang dalam menggunakan faktor-faktor produksi untuk mendapatkan hasil yang memiliki nilai ekonomis. Beberapa hal penting yang wajib dimiliki oleh seorang pengusaha adalah:

  • Planning (Perencanaan)
  • Organizing (Pengorganisasian)
  • Actuating (Tindakan)
  • Controlling (Pengendalian)

Kesimpulan

Faktor produksi berperan besar dalam kelancaran proses produksi sebuah perusahaan. Dimana hal tersebut bagian dari kegiatan ekonomi yang memiliki pengaruh bagi pembangunan ekonomi suatu negara, terutama pada sektor ekonomi makro.

1 Shares:
Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *